 |
DATABASE INTERVIEW
 |
Nanang Istiabudi │”Hantu Koper” Mengejar “Kuntilanak Merah” |
| Nanang Istiabudi seorang sutradara muda yang pernah sukses menggarap “Terowongan Cassablanca” (2006) dan “Detik Terakhir” (2005) kembali membesut sebuah film horor berlatar belakang cerita mistis yang beredar di tengah masyarakat Jakarta. Kali ini Nanang bekerja sama dengan MM Creation menggarap “Kereta Setan Manggarai” yang akan mulai syuting 21 Desember mendatang dan rilis Januari 2008. Di film ini Nanang mencoba menciptakan karakater setan baru yang terinspirasi dari maraknya kasus mutilasi perempuan yang sering diberitakan media massa. Film ini menurut pengakuannya menarik ... more |
| |
|
 |
 |
Sabai Morschek | Pengalaman Baru Ditengah-tengah Rudy Soedjarwo, Irwansyah dan Rafi Ahmad |
| Masih ingat dengan Sabai Morschek ? Wanita kelahiran 3 Oktober 1988 ini, akan kembali menghiasi dunia perfilman Indonesia dalam sebuah film horor berjudul “40 Hari Setelah Kematian”, yang disutradarai oleh Rudy Soedjarwo. Beberapa waktu lalu, dengan ditemani sang manager yang setia, wanita yang kini menduduki semester 3 jurusan Design Komuniksai Visual UPH ini, menyempatkan dirinya untuk berbincang dengan Indosinema di sebuah café di bilangan Cilandak Jakarta Selatan. Dengan keramahanya, wanita yang mengaku tidak pernah takut ketika menonton film Horor ini ... more |
| |
|
 |
 |
Helfi CH Kardit | Produktifitas demi Me-maintain Penonton yang Telah Terbentuk |
| Film layar lebar perdananya “Bangku Kosong” menuai sukses di pasar. Film keduanya, “Lantai 13” meski tidak sesukses “Bangku Kosong” namun cukup mendapat apresiasi di ajang festival, antara lain MTV Indonesian Movie Award 2007, Bali International Film Festival, dan sedang tahap seleksi untuk disertakan di Milan International Film Festival. Dalam waktu dekat ini, Helfi Ch Kardit, sutradara kedua film tersebut bakal merilis film ketiganya, bertajuk “Miracle”. Film yang dibuat dengan low budget ini bukan pure horor, “Ada unsur dramanya. Dan juga ... more |
| |
|
 |
 |
Sandra Dewi | Segudang Pengalaman Bermain di Quickie Express |
| Wajahnya yang cantik, polos, bersuara lembut dan santun, begitulah yang terlintas ketika bertemu dan ngobrol dengan Sandra Dewi. Gadis cantik berusia 24 tahun, pemeran Lila dalam "Quickie Express" berpasangan dengan Tora Sudiro sebagai Jojo, merupakan film pertamanya setelah mengawali karirnya di dunia model. Kelahiran Pangkal Pinang, 18 Agustus 1983 masih berstatus mahasiswa di London School, Sandra mengaku senang menjalani semua aktifitas nya, walaupun merasa lelah tapi itulah resiko menjadi seorang artis. Berikut kepada reporter Indosinema, Riza Fauzan, Sandra bercerita tentang ... more |
| |
|
 |
 |
Hanung Bramantyo | Banyak Produser Tidak Tahu Bikin Film yang Baik |
| Sososknya sebagai sutradara yang berbakat dan handal juga idealis namun tidak meninggalkan sisi komersilnya ia selalu mempunyai ciri khas Nasionalis di beberapa filmnya. Hanung Bramantyo yang pada FFI tahun 2005 lalu membawa Piala Citra Sutradara Terbaik untuk film ‘Brownies’ sebuah obsesi untuk menjadi sutradara telah diraihnya. Di tahun 2007 ini Hanung mendapatkan kesempatan menyutradarai 4 buah film yang memiliki ciri nasionalis; ‘Kamulah Satu-satunya’, ‘Get Married’, ‘Legenda Sundel Bolong’ dan akan tayang ‘Ayat-ayat Cinta’. ‘Get Married’ merupakan film komedi yang digarap ... more |
| |
|
 |
 |
Rico Michael Bradley : Jangan Putus Asa pada Film Horror Indonesia |
| Muda, kaya, wajah indo, berpostur jenjang, fighter spirit, berkepribadian unik dan kharismatik. Tapi siapa sangka laki-laki bernama lengkap Rico Michael Bradley adalah seorang sutradara, penulis, editor, aktor, dan sekaligus produser. Sekarang Ia menjabat Produser ILUMINATI PICTURE. Saat di tanya tentang cita-cita, ternyata Rico mempunyai cita-cita yang sangat besar dan mulia, yaitu : ingin menjadi sumber inspirasi bagi anak muda Indonesia. Berguru pada masa lalu. Demikianlah kata-kata bijak untuk menggambarkan sosok Rico di sela-sela kesibukannya mempersiapkan produksi film debutannya berjudul ”ENAM” ... more |
| |
|
 |
 |
Alex Komang : Long Road to PARFI….?! |
Sosoknya sudah tidak asing lagi di kancah perfilman. Begitu juga dengan kontribusi pemikiran dan karya-karyanya terhadap perkembangan lahirnya sineas-sineas muda di Indonesia, harus diacungi jempol. Tapi..., kenapa seorang Bapak yang suka berpenampilan apa adanya, dan kadang terbiasa berbicara blak-blakan di depan media itu ahir-ahir ini terlihat gelisah? Ada apa dengan Alex Komang? Simak penuturannya kepada Reporter Indosinema di sela-sela take shot program ”Dunia Sinema Kirana” Astro TV, di Gedung Citra Graha, Jakarta. ... more |
| |
|
 |
 |
Chia Kok Peng dan Alexander Siregar : Di Malaysia, Astro Kirana Mengalahkan HBO dan Cinemax |
Satu lagi sebuah saluran televisi berlangganan yang memasuki deretan pasar di Indonesia. Adalah Astro yang mulai menjajaki pasar Indonesia dari tahun lalu. Sebagai televisi berlangganan yang berbasis di negara-negara asia seperti Malaysia dan Indonesia, Astro juga menghadirkan Astro Kirana sebagai salah satu saluran andalannya yang memutarkan film-film layar lebar Box Office Negara asia dan lainnya. Bahkan di Malaysia, Astro Kirana mengalahkan saluran berlangganan lainnya seperti HBO dan Cinemax. Bagaimana dengan Indonesia sendiri ? apa strategi dan kedudukan Astro di ... more |
| |
|
 |
 |
Winnie Yanti │Enggak Mau Jadi Tomboy dan Jutek Terus |
Ketika seorang aktris muda yang masih produktif, mendapatkan sebuah peran utama yang juga sebuah film perdananya merupakan suatu langkah baik untuk kemajuan karirnya. Bagi aktris sinetron, bintang iklan dan FTV seperti Winnie menjajal dunia seni peran yang berawal dari tidak sengaja karena bantuan seorang teman mengirimkan fotonya ke sebuah PH lalu casting dan sinetron pertamannya berjudul ‘Senandung Masa Puber” di susul dengan bermain di beberapa FTV dan iklan. Tahun ini Winnie berkesempatan main dalam sebuah film yang disutradari oleh ... more |
| |
|
 |
 |
Jian Batari Anwar : Menjadi Sundel Bolong Merupakan Kesempatan Emas Melangkah Lebih Maju lagi |
Mendapatkan sebuah peran utama merupakan impian besar setiap artis apalagi jika film tersebut di sutradarai oleh seorang sutradara yang memiliki nama besar, seperti Hanung Bramantyo. Jian Batari adalah salah satu aktris muda yang baru saja mendapatkan peran besar dalam film ‘Legenda Sundel Bolong’, yang dulu film ini dimainkan oleh Suzzana. Sebelumnya aktris yang bernama lengkap Jian Batari Anwar pernah bermain dalam film ‘KM 14’, Jian merupakan aktris yang masih membutuhkan banyak pengalaman dalam berakting. Melalui casting yang membuatnya ‘deg-degan’ ... more |
| |
|
 |
 |
Krishto Damar Alam : Memilih Sutradara Malaysia Bukan Karena Sutradara Kita Kurang Skillnya |
Jika selama ini kita sering mendengar bahwa film produksi Indonesia sering dirilis ulang di Malaysia, maka dalam waktu dekat ini sebuah film Box Ofice asal Malaysia yang berjudul Love akan coba diadaptasi ulang oleh seorang produser muda Krishto Damar Alam yang Sebelumnya juga pernah menjabat sebagai produser dalam film Coklat Stroberi. Dalam film yang akan berjudul Cinta ini, Kristo nantinya akan bekerja sama dengan director asal Malaysia yang juga merupakan sutradara dalam film Love tersebut. Ingin tahu lebih lanjut ... more |
| |
|
 |
 |
Uli Auliani : Ketagihan Jaipongan Jadi Ingin Fokus di Film |
Awal Karir Kamu sebagai apa seh? Dimulai dari menjadi model lokal kota Bandung, tapi karena aku merasa jenuh selalu di Bandung, akhirnya aku coba kirim Biodata ke beberapa PH di Jakarta. Sayangnya kebanyakan tawaran syuting di Jakarta, nah kebetulan ada sinteron yang nawarin terus syuting di Bandung. Soalnya saya waktu itu masih sekolah dan waktunya itu susah banget di bagi. Setelah lulus baru aku pindah ke Jakarta dan mulai deh ada tawaran iklan dan sinetron lagi. ... more |
| |
|
 |
 |
Novi Christina: “Pocong 3”, Menjajal Para Pemain Baru |
Pada Oktober nanti film-film horor bakal mengepung bioskop-bioskop Indonesia. Salah satunya adalah “Pocong 3” produksi Sinemart Pictures. Ini memang merupakan film sekuel dari “Pocong 2” garapan Rudi Soedjarwo. Pada sekuelnya yang ke 3 ini, penyutradaraan diserahkan pada Monty Tiwa yang juga menulis skenarionya. Selain sutradaranya berbeda, pemainnya pun hampir semuanya baru, setidaknya mereka baru main film jenis horor. Sebut saja Gary Iskak, Darius Sinathrya, dan yang benar-benar muka baru: Franchine. Mau tahu lebih banyak tentang “Pocong 3” ikuti bincang-bincang ... more |
| |
|
|
|
|
 |